|
9power? Saatnya merasakan kecepatan & accelerasi dan hemat BBM motor dan mobil anda melalui alat sederhana Harga cuma Rp 120rb/set Hubungi Sales Kami Via SMS HP : 085242662755 parenews.com |
Pemkot Parepare Lamban Cegah Korupsi
PAREPARE.Pemerintah kota Parepare lamban melakukan pencegahan korupsi bahkan sejumlah
pejabat setempat terkesan melakukan pembiaran terhadap potensi terjadinya korupsi. Ini
ditandai terjadinya kecurangan yang dilakukan panitia tender pada sejumlah paket proyek yang
dilelang tahun anggaran 2010, demikian dikatakan H.A Ridha Ali penasehata Tim Tujuh kepada
Parenews siang tadi di Posko Tim Tujuh Jalan Abubakar Lambogo Parepare, Senin 23 Agustus
2010.
“Kami menemukan potensi terjadinya kerugian negara pada proyek tahun anggran 2010 yang
digelar pemerintah kota Parepare, terdapat pada tahap pembentukan lelang, prakualifikasi
perusahaan, penyusunan dokumen lelang, tahap pengumuman dokumen lelang, dan tahap penyusunan
harga perkiraan sendiri,” kata Ridha Ali.
Dijelaskannya, pengguna anggaran dan jajaran telah diintervensi dari penguasa atau
pengendali pemerintahan kota Parepare sehingga penawar yang mendekati pagu anggaran
rata-rata dimenangkan pada lelang proyek baru-baru ini.
“Tindakan yang dilakukan pengguna anggaran beserta panitia lelang dengan menggugurkan
penawara terendah, jelas merugikan diri sendiri. Kalau sudah masuk penjara, belum tentu
orang yang telah diberi fasilitas mau menolong,” terang Ridha Ali.
Mantan anggota DPRD ini telah berkali-kali mendesak Walikota Parepare untuk turun tangan
menperbaiki model yang dipertontonkan panitia tender, dengan melakukan tender akal-akalan
saja, yang mana pemenangn ya telah diketahui sebelumnya, ini dibuktikan, penawar yang
mendekati pagu umumnya dimenangkan.
“Tim Tujuh telah menawarkan kepada Walikota untuk bersama-sama dengan panitia dan pengguna
anggaran dan instansi terkait untuk membedah keputusan panitia yang memenangkan penawar
tertinggi. Namun sampai saat ini belum juga ada upaya Zain Katoe untuk menpertemukan Tim
Tujuh dengan pihak terkait pada proses tender proyek tahun anggaran 2010,” kata Ridha Ali.
Penasehat Tim Tujuh ini menilai, Walikota Parepare terkesan melakukan pembiaran terhadap
proses tender proyek akal-akalan, jual beli proyek terlihat nyata dan korupsi semakin nampak
seolah tidak terkendali lagi. “Herannya,penegak hukum seharusnya melakukan tindakan
preventif untuk pencegahan korupsi, justru tidak bereaksi,” katanya.
Ridha mengakui, gerakan tim Tujuh kurang direspon oleh Walikota, DPRD dan penegak hukum kota
Parepare, namun Tim Tujuh tidak akan berhenti melakukan upaya hukum baik melalui PTUN maupun
Tipikor demi penyelematan keuangan negara. (ruslan nawir)
