PAREPARE.Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Parepare, Andi Rapiuddin, S.Sos, M.Hum akan terapkan reformasi agraria dengan melakukan sejumlah pembaharuan melalui sistim pelayanan efisien, murah dan cepat. Ini disampaikan kepada parenews.com sore tadi di ruang kerjanya, Selasa (17/01/2012).

“Masyarakat yang akan bermohon sertifikat tanah, kami sarankan tidak melalui perantara, langsung saja ke loket kantor BPN, karena disitu tertera biaya penerbitan sertifikat. Asal memenuhi syarat dan bayar sesuai PP 13, deadline waktunya 98 hari,” kata Rapiuddin.

Masyarakat juga dihimbau agar menghindarai pelayanan face to face dari oknum pegawai pertanahan atau calo, karena itu pemicu terjadinya keterlambatan pelayanan dan membengkaknya pembayaran penerbitan sertifikat tanah, sehingga masyarakat sering menilai, penerbitan sertifikat di BPN dengan birokrasi sangat berbelit dan biaya mahal.

“Kami berkomitmen mendukung reformasi agraria dengan membekali staf kantor pertanahan Parepare dengan penguasaan IT, karena BPN Parepare mulai Tahun 2012 menerapkan sistim on line untuk proses penerbitan sertifikat guna menpermudah pelayanan dengan target cepat dan efiesen. Selain itu setiap hari kami mengingatkan kepada seluruh pegawai BPN Parepare untuk memberikan layanan dengan baik kepada masyarakat. Apabila ada pemohon sertifikat tanah merasa dipersulit pelayanan oleh pegawai BPN, maka segera melaporkan langsung, kami tidak segan-segan menindaki oknum tersebut,” ujar Rapiuddin.

BPN Parepare tahun 2012 mengeluarkan program sertifikasi gratis sebanyak 500 bidang terdiri dari, 400 bidang untuk program Nasional dan 100 bidang bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Sosialisai sertifikasi gratis tersebut mulai dilakukan senin kemarin dengan melibatkan Camat dan Kepala Keluarahan, sosialisasi itu akan diteruskan oleh Lurah kepada masyarakatnya masing-masing.

“Bagi masyarakat pelaku UKM yang akan mendafatar pada program sertifikasi gratis, harus mendapat rekomendasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat. Sementara bagi masyarakat yang ingin mendaftar untuk program sertifikasi Prona, melalui kantor kelurahan masing-masing. Yang jelas, kami terus meningkatkan pelayanan, namun itu akan terwujud dengan kerja sama semua staf kantor BPN Parepare dan dukungan masyarakat,” jelas Rapiuddin. (fajar)

Did you like this? Share it: