|
9power? Saatnya merasakan kecepatan & accelerasi dan hemat BBM motor dan mobil anda melalui alat sederhana Harga cuma Rp 120rb/set Hubungi Sales Kami Via SMS HP : 085242662755 parenews.com |
Diprotes, Pelni Normalkan Jadwal Pelayaran
PAREPARE.Setelah mendapat protes dari Perusahaan pelayaran swasta kota Parepare, akhirnya PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menormalkan kembali jadwal keberangkatan kapalnya dari pelabuhan Nusantara Parepare. Sebelumnya, beberapa kapal milik Pelni menyerobot jadwal pelayaran kapal swasta, seperti pada trayek Parepare Nunukan dengan jadwal pelayaran setiap hari Sabtu dan trayek Parepare Samarinda setiap hari Rabu.
Hari Rabu dan Sabtu meurupakan jadwal pelayaran kapal swasta dari Parepare ke wilayah Kalimantan Timur, namun pihak Pelni Parepare juga menawarkan kapalnya untuk jasa angkutan penumpang pada hari Rabu dan Sabtu di Pelabuhan Parepare, sehingga pengelola kapal swasta merasa diserobot jadwal keberangkatan kapalnya. Protes pengusaha pelayaran swasta akhirnya dilayangkan kepada Administrator Pelabuhan Parepare.
Menurut Branch Manager PT. Citra Niaga Mandiri, kepada parenews.com sore tadi mengatakan, pengelola kapal swasta merasa dirugikan dengan kehadiran kapal Pelni pada jadwal pelayaran kapal swasta, sehingga dua kapal swasta yang melayani rute Parepare Nunukan, Kalimantan Timur kehilangan penumpang 300 sampai 500 orang. Kebijakan Pelni membenturkan jadwal pelayaran kapalnya dengan kapal swasta dapat mengakibatkan perusahaan pelayaran swasta gulung tikar.
“Fungsi PT Pelni adalah mengatasi kebutuhan masyarakat akan transportasi laut, jadi pada saat pelayaran swasta masih mampu mengatasi lonjakan penumpang, Pelni tidak perlu menambah armadanya terkecuali pada jadwal keberangkatan tersebut, kapal swasta kewalahan menerima penumpang Pelni maka dibutuhkan pada kondisi seperti itu,” kata Syamsul.
Menurut Ketua Perguruan Pencak Silat Wali Suci ini, potensi penumpang sekarang untuk trayek Parepare – Nunukan dan Nunukan – Parepare hanya sekira 5000 penumpang yang dilayani dua kapal swasta, sementara kapasitas angkutan kedua kapal tersebut sampai 8000 penumpang pergi pulang Nunukan – Parepare.
“Tidak ada alasan Pelni menempatkan armadanya pada jadwal pelayaran kapal swasta, kecuali hanya ingin mematikan perusahaan pelayaran swasta, makanya kami sangat mengharapkan adanya tindakan nyata dari pemerintah dalam mengatasi kemelut ini,” terang Syamsul.
Terpisah, Manager PT. Pelni Cabang Parepare, Firman Rachimin kepada parenews.com mengaku, kemelut jadwal pelayaran antara Pelni dengan pelayaran swasta sudah teratasi, setelah hasil pertemuan antara pihak Pelni dengan pengusaha pelayaran swasta.
“Tidak ada lagi yang perlu dipersoalkan, karena kapal Pelni secara bertahap kembali merubah jadwal keberangkatn kapalnya dari pelabuhan Parepare untuk menghindari benturan dengan jadwal keberngktan kapal swasta. Untuk Hari Rabu dimana saat itu ada beberapa kapal swasta bertolak dari Pelabuhan Parepare ke Kalimantan, kapal Pelni akan mengambil jadwal Hari Selasa. Ini sudah kami terapkan, sementara jadwal hari Sabtu, juga akan dirubah pada hari lain atau jadwal pelayaran kapal Pelni kembali dinormalkan,” katanya. (fajar)
